Laman

Minggu, 12 November 2017

Kang Zidni’s Achievement and Experiences




Muhammad Zidni Nafi, pemuda asal Kudus ini berhasil lolos dalam Youth Exchange (pertukaran pemuda) di Kamboja. Program ini bernama PPMLN (Program Pertukaran Pemuda Magang Negeri) yang diselenggarakan oleh Kemenpora. Dari sekian milyar pemuda yang ada di Indonesia, hanya 137 pemuda yang berhasil lolos untuk magang di 15 negara di ASEAN. Dan Kang Zidni (Mahasantri PBSB UIN Bandung 2013), begitu panggilan akrabnya, ditempatkan di Kamboja selama 6 minggu untuk mengejar Bahasa Inggris kepada anak-anak di sekolah-sekolah disana.


Demisioner Ketua CSSMoRA Nasional ini, memang bercita-cita untuk bisa kuliah di luar negeri dan program ini merupakan proses awal untuk pembelajaran, terutama dalam mengolah bahasa Inggris. Ketika diitanya soal ke luar negeri, beliau mengatakan sering gagal  mengikuti seminar, konferensi  ke luar negeri. Tapi berkat kegigihan dan semangat juag yang tinggi akhirnya beliau mampu mewujudkan harapannya. Tentu saja rintangan yang dihadapi tidak mudah. Karena menurtnya belajar di luar negeri sangat berbeda dengan di dalam negeri. Kita harus bisa berbahasa Inggris yang baik. Karena itu adalah modal utama untuk berkomunikasi dengan orang lain.

“S1 itu sebentar, jika sudah KKN, wisuda, kamu akan berfikir ‘Selama ini ngapain ya?’. Nah, jadi gunakanlah waktumu sebaik mungkin karena kesempatan itu dicari bukan ditunggu”,  tutur Ketua CSSMoRA UIN Bandung yang pertama itu. Beliau juga berpesan untuk adik-adik CSSMoRA, “Lebih baik berkeringat hari ini dari pada berdarah-darah di masa depan. Jalani prosesnya, dan nikmati hasilnya”. Beliau juga berharap adik-adiknya yang kini masih menjalani proses studi di UIN bisa menyusul dengan cita-cita yang lebih tinggi.

Gina Gifrianti (Angk. 2017), Crew BSO Jurnalis ORASI CSSMoRA UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar